JAHE: JURNAL AYAT DAN HADITS EKONOMI https://mail.jurnalhamfara.ac.id/index.php/JAHE <p><strong>Jurnal Ayat dan Hadits Ekonomi (JAHE)</strong> diterbitkan oleh <strong>Pesantren Hamfara</strong>. JAHE mengandung <em>tsaqofah Islamiyah</em> yang kuat karena berpedoman pada <strong>pemikiran Islam</strong>, yaitu <em>pembacaan atas realitas dengan paradigma Islam</em>. JAHE mempublikasikan artikel ekonomi Islam yang mencakup <em>falsafah ekonomi, manajemen dan bisnis, keuangan dan akuntansi, etika, sejarah, dsb</em> yang mengandung unsur sumber dari <strong>al-Qur'an </strong>dan atau <strong>al-Hadits</strong>. JAHE juga mempublikasikan hasil kajian <em>halaqah </em>pembentukan <strong>Syakhsiyah Islamiyah </strong>yang disusun dengan sistematika ilmiah. Redaksi JAHE menerima artikel karya penulis yang sesuai dengan panduan penerbitan redaksi, di antaranya adalah penulisan abstrak pertama dalam bahasa Indonesia, abstrak kedua dalam bahasa Arab, dan sangat disukai jika artikelnya menggunakan bahasa Arab. JAHE terbit setahun dalam empat edisi, yaitu Januari-Maret, April-Juni, Juli-September, dan Oktober-Desember.</p> en-US ayotobat@gmail.com (Yuana Tri Utomo) ayotobat@gmail.com (WA: 081227589900 (Chat Only)) Wed, 01 Apr 2026 00:56:15 +0700 OJS 3.1.2.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 ANALISIS EKONOMI ISLAM INDONESIA: ANTARA KONSEP DAN PRAKTIK https://mail.jurnalhamfara.ac.id/index.php/JAHE/article/view/819 <p>Studi ini bertujuan menganalisis ekonomi Islam di Indonesia secara konsep dan praktik. Studi ini merupakan penelitian kepustakaan sederhana menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Ekonomi Islam sebagai sistem ekonomi alternatif didasarkan pada Al-Qur’an dan Hadist didakwahkan di Indonesia sejak lama. Pondasi dasarnya bisa dilacak dari sumber-sumber sejarah yang ada. Prinsip kerja dan implementasinya di era modern bisa diketahui dari berbagai macam sumber kontemporer. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekonomi Islam menawarkan solusi lengkap dengan melarang riba, menerapkan sistem pembayaran, dan menggunakan alat keadilan sosial seperti zakat. Aplikasi praktis dari perbankan syariah, pasar modal syariah dan industri halal menunjukkan betapa pentingnya ekonomi Islam di era modern. Studi ini menemukan bahwa ekonomi Islam dapat menjadi alternatif yang dapat mensejahterakan secara komprehensif dengan menyeimbangkan aspek material dan spiritual.</p> Tiara Rizkya Farli Copyright (c) 2026 JAHE: JURNAL AYAT DAN HADITS EKONOMI https://mail.jurnalhamfara.ac.id/index.php/JAHE/article/view/819 Thu, 22 Jan 2026 13:42:07 +0700 STUDI TAFSIR AYAT AL-QURAN: BENDAHARA NEGARA, KEBIJAKAN FISKAL, DAN APBN https://mail.jurnalhamfara.ac.id/index.php/JAHE/article/view/862 <p>The research is inspired by the verse of Yusuf: 55 regarding the state treasurer and fiscal monetary policy. It aims to identify the crucial role of the state treasurer in formulating and implementing fiscal monetary policies in the context of the Islamic economy. This verse highlights the concept of economic justice and responsible resource management. In Islamic countries, the management of state finances, including fiscal and monetary policies, is guided by principles contained in the Quran and Sunnah. These policies encompass the administration of zakat by the state, collection of jizyah, implementation of al-fay' and al-ghanimah laws, and public ownership. The study examines how fiscal and monetary policies can be interpreted and reapplied in the modern context, considering regional conditions and the principle similarities between fiscal policies in Islam and modern economic principles. It also explores how the Indonesian government can interpret and implement Islamic fiscal policies that are suitable for the context of the Islamic economy, with a focus on maintaining economic stability. Fiscal policies in Islam are considered flexible and open to ijtihad, and their interpretation should use a contextual approach. The research emphasizes the importance of justice between Muslim and non-Muslim communities in state financial management, as well as the significance of distributing zakat for the welfare of the underprivileged, both Muslims and nonMuslims.</p> Rizka Fitri Annisa Copyright (c) 2026 JAHE: JURNAL AYAT DAN HADITS EKONOMI https://mail.jurnalhamfara.ac.id/index.php/JAHE/article/view/862 Thu, 22 Jan 2026 13:46:45 +0700 PERAN ZAKAT MENGATASI KETIMPANGAN SOSIAL-EKONOMI DI INDONESIA https://mail.jurnalhamfara.ac.id/index.php/JAHE/article/view/797 <p>Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran zakat sebagai instrumen distribusi kekayaan dalam mengurangi ketimpangan sosial-ekonomi di Indonesia. Metode artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Hasil temuannya adalah bahwa zakat tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai mekanisme redistribusi harta yang adil, terukur, dan berorientasi pada kesejahteraan sosial. Melalui penyaluran zakat kepada kelompok yang berhak (asnaf), zakat mampu meningkatkan daya beli masyarakat miskin, mendorong pemberdayaan ekonomi umat, mengurangi ketegangan sosial, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan sosial secara berkelanjutan, meskipun efektivitas zakat masih menghadapi tantangan. Zakat dapat berfungsi optimal sebagai instrumen strategis mengatasi ketimpangan dan kemiskinan.</p> Muhammad Fajar Ahmad Copyright (c) 2026 JAHE: JURNAL AYAT DAN HADITS EKONOMI https://mail.jurnalhamfara.ac.id/index.php/JAHE/article/view/797 Thu, 22 Jan 2026 13:52:45 +0700 METODOLOGI PENELITIAN EKONOMI ISLAM: INTEGRASI WAHYU, AKAL, DAN REALITAS EMPIRIS https://mail.jurnalhamfara.ac.id/index.php/JAHE/article/view/722 <p>Penelitian ekonomi Islam menuntut kerangka metodologis yang berbeda dari ekonomi konvensional karena berangkat dari paradigma keilmuan yang berlandaskan wahyu. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji metodologi penelitian ekonomi Islam dengan menekankan integrasi wahyu, akal, dan realitas empiris sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan terhadap sumber-sumber primer Islam, karya klasik (turats), serta literatur kontemporer ekonomi Islam. Analisis dilakukan dengan pendekatan normatif-empiris untuk menjelaskan landasan filosofis metodologi ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa wahyu berfungsi sebagai sumber nilai dan standar kebenaran, akal sebagai instrumen untuk memahami dan merumuskan konsep ekonomi, sementara realitas empiris menjadi objek kajian penerapan prinsip-prinsip syariah dalam praktik ekonomi. Integrasi ketiga unsur tersebut menegaskan bahwa ekonomi Islam bukan sebatas ilmu yang bebas nilai, melainkan ilmu yang sekaligus mengandung tuntutan tsaqofah sistemik yang bertujuan mewujudkan keadilan, kemaslahatan, dan falah. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual dalam memperkuat fondasi metodologi penelitian ekonomi Islam serta menjadi rujukan bagi penelitian-penelitian ekonomi Islam yang lebih sistematis dan berbasis paradigma Islam.</p> Muhammad Fardiansyah, Yuana Tri Utomo Copyright (c) 2026 JAHE: JURNAL AYAT DAN HADITS EKONOMI https://mail.jurnalhamfara.ac.id/index.php/JAHE/article/view/722 Fri, 23 Jan 2026 02:52:02 +0700 KONSEP JIZYAH DALAM EKONOMI ISLAM: STUDI ANALISIS PADA QURAN SURAH AT-TAUBAH AYAT 29 https://mail.jurnalhamfara.ac.id/index.php/JAHE/article/view/828 <p>Penelitian ini menganalisis konsep jizyah dalam ekonomi Islam melalui studi analisis tematik Quran Surah At-Taubah ayat 29. Jizyah merupakan kontribusi finansial yang dikenakan kepada non-Muslim (<em>Ahlul Kitab</em>) yang tinggal dalam naungan negara Islam sebagai bentuk partisipasi dalam pembiayaan negara dan sebagai ganti atas perlindungan yang mereka terima. Dengan menggunakan metode kualitatif-deskriptif dan pendekatan tafsir maudhu‘i, penelitian ini menemukan bahwa jizyah memiliki peran penting dalam sistem fiskal Islam yang adil dan inklusif. Konsep ini bukan bentuk diskriminasi, melainkan mekanisme kontribusi kewarganegaraan yang sesuai dengan prinsip keadilan sosial dalam Islam.</p> Rozanulhaq Copyright (c) 2026 JAHE: JURNAL AYAT DAN HADITS EKONOMI https://mail.jurnalhamfara.ac.id/index.php/JAHE/article/view/828 Wed, 11 Feb 2026 11:23:51 +0700