METODOLOGI PENELITIAN EKONOMI ISLAM: INTEGRASI WAHYU, AKAL, DAN REALITAS EMPIRIS

Abstract

Penelitian ekonomi Islam menuntut kerangka metodologis yang berbeda dari ekonomi konvensional karena berangkat dari paradigma keilmuan yang berlandaskan wahyu. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji metodologi penelitian ekonomi Islam dengan menekankan integrasi wahyu, akal, dan realitas empiris sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan terhadap sumber-sumber primer Islam, karya klasik (turats), serta literatur kontemporer ekonomi Islam. Analisis dilakukan dengan pendekatan normatif-empiris untuk menjelaskan landasan filosofis metodologi ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa wahyu berfungsi sebagai sumber nilai dan standar kebenaran, akal sebagai instrumen untuk memahami dan merumuskan konsep ekonomi, sementara realitas empiris menjadi objek kajian penerapan prinsip-prinsip syariah dalam praktik ekonomi. Integrasi ketiga unsur tersebut menegaskan bahwa ekonomi Islam bukan sebatas ilmu yang bebas nilai, melainkan ilmu yang sekaligus mengandung tuntutan tsaqofah sistemik yang bertujuan mewujudkan keadilan, kemaslahatan, dan falah. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual dalam memperkuat fondasi metodologi penelitian ekonomi Islam serta menjadi rujukan bagi penelitian-penelitian ekonomi Islam yang lebih sistematis dan berbasis paradigma Islam.

Published
2026-01-23
Section
ARTICLES