Pengaruh Media Exposure, Religious Beliefs, Self-Identity, dan Health Reason Terhadap Halal Awareness Pada Produk Makanan Halal: Studi Kasus Mahasiswa Muslim Yogyakarta

  • Zulfa Rasyida
Kata Kunci: Paparan Media, Keyakinan Agama, Identitas Diri, Alasan Kesehatan, Kesadaran Halal

Abstrak

Seorang muslim diperintahkan oleh Allah Swt untuk mengkonsumsi makanan dan minuman yang halal dan baik (thayyib). Pembahasan mengenai kesadaran halal masih berlanjut dan berkembang, terutama di Indonesia dengan total muslim sekitar 87,20% dari total keseluruhan penduduk Indonesia. Yogyakarta sebagai kota yang baik dan religius mampu memberikan suasana yang cocok bagi mahasiswa muslim sebagai generasi praktik Islam masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan media, keyakinan agama, identitas diri, dan alasan kesehatan terhadap kesadaran halal mahasiswa muslim Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif asosiatif. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa muslim Yogyakarta. Metode pengumpulan data menggunakan sebaran kuesioner melalui Google Forms dengan total 102 responden dari sampel mahasiswa muslim UGM, UNY, UIN SUKA, UMY, UAD, dan STEI Hamfara Yogyakarta. Teknik analisis data menggunakan teknik sampling purposive yang diuji dengan uji regresi linear berganda menggunakan aplikasi SPSS versi 26. Hasil dari penelitian ini adalah paparan media tidak berpengaruh secara parsial terhadap kesadaran halal, sedangkan keyakinan agama, identitas diri, dan alasan kesehatan berpengaruh secara parsial terhadap kesadaran halal. Keempat variabel berpengaruh secara simultan terhadap kesadaran halal pada mahasiswa muslim Yogyakarta.

Diterbitkan
2024-07-02