Peningkatan Literasi Ekonomi Islam Pada Santri: Internalisasi Nilai Ekonomi Islam Sebagai Solusi Problematika Sosial Ekonomi
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, serta peka terhadap dinamika sosial-ekonomi masyarakat. Kompleksitas masalah sosial-ekonomi seperti kesenjangan, ketidakadilan distribusi, dan orientasi hidup materialistis turut memengaruhi kehidupan santri sebagai bagian dari masyarakat yang akan terjun langsung di tengah masyarakat. Karena itu, tim Kuliah Kerja Nyata–Kuliah Pengabdian Masyarakat (KKN-KPM) melaksanakan program pengabdian di Pesantren ILS Panatagama Putri dengan tujuan meningkatkan kesadaran kritis santri terhadap problem sosial-ekonomi sekaligus mengenalkan sistem ekonomi Islam, khususnya perspektif Madzhab Hamfara, sebagai solusi alternative berbasis islam. Metode yang digunakan adalah focus group discussion (FGD) interaktif dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 26 Juli 2025, melibatkan 25 santriwati tingkat menengah serta adanya enam mentor yang memandu tiga kelompok diskusi. Peserta diajak mengidentifikasi permasalahan yang mereka alami, merefleksikan nilai-nilai Islam sebagai solusi, dan mempresentasikan hasil diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi aktif santri, kesadaran bahwa problem sehari-hari terkait dengan sistem sosial-ekonomi yang lebih luas, serta pemahaman dasar mengenai perbedaan kapitalisme dengan sistem ekonomi Islam. Selain itu, kegiatan berhasil menumbuhkan suasana kebersamaan dan keterbukaan emosional. Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga transformasi kesadaran sosial dan spiritual. Kegiatan diharapkan dapat memperkuat peran santri sebagai agen perubahan sosial sesuai nilai islam.